Langsung ke konten utama

Air Laut Menjadi Tidak Asin

Pada zaman modern sekarang ini bersamaan dengan adanya berbagai macam inovasi terbaru dibidang teknologi dan juga ilmu pengetahuan yang mampu mengurangi biaya desalinasi alias pemisahan zat - zat garam yang terkandung didalam air laut, sudah lebih banyak negara yang membangun plantasi serta fasilitas penjernihan air yang memanfaatkan teknologi desalinasi sebagai sebuah elemen kecil mereka guna menyelesaikan permasalahan terkait dengan krisis air didaerah tertentu. Walaupun memang biayanya semakin murah, namun bukan berarti cara ini efektif diterapkan oleh semua negara karena harga itu relatif dan fasilitas pemasokan air tersebut.
Lantaran adanya curah hujan yang sangat rendah, bahkan terendah sepanjang sejarah pada musim panas tahun dua ribu lima (2005) silam, pasokan air yang terletak dibelakang bendungan Sameura semakin berkurang karena tidak kunjung terisi. Pasokan air tersebut juga digunakan untuk berbagai macam kegiatan penduduk yang tinggal di Takamatsu, pulai Shikoku, Jepang sana. Mungkin hal ini agak terdengar aneh karena negara bunga sakura tersebut sebenarnya tidak memiliki masalah krisis air, namun daerah selatan mereka seperti Okinawa misalnya, sempat mengalami permasalahan seperti ini.

Di Israel sendiri pemerintahan setempatnya mengandalkan sistem desalinasi, atau membuat air laut menjadi tidak asin lagi dan bisa dikonsumsi maupun digunakan untuk keperluan manusia sehari - hari. Biaya proses desalinasi ini sendiri sudah sangat murah harganya dinegara yang kerap berkonflik dengan Palestina tersebut, yakni lima puluh tiga (53) sen per meter kubik (m3) dan hal ini merupakan kabar gembira bagi mereka lantaran daerahnya yang mengalami kekurangan air dari waktu ke waktu. Profil Tank menyediakan produk dengan berbagai macam spesifikasi untuk mencukupi kebutuhan anda dan keluarga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perebutan Sumber Air Ini

Menanggapi adanya ketegangan yang terjadi antara hubungan mesir dengan ethiopia akibat perebutan sumber air terbesar didaerah itu, yakni sungai nil, perdana menteri ethiopia meles zenawi sendiri juga sempat mengatakan bahwa dirinya sebenarnya tidak khawatir apabila nantinya mesir akan menyerang negaranya demi memperebutkan sumber air lantaran sepanjang sejarah, tidak ada bangsa atau pasukan yang berhasil melakukan hal itu. Pernyataan meles zenawi ini seakan - akan menjadi respon dari perkataan presiden mesir akan kekeringan air yang telah dijelaskan diartikel sebelumnya yaitu adalah merasakan dampak kekurangan air . Sekarang kita akan beranjak ketopik lain, yakni penelitian terkini mengenai konflik yang disebabkan oleh air ini. Beberapa peneliti yang berasal dari institut pengaturan air internasional (international water management institute) serta universitas negara bagian Oregon di Amerika Serikat sana telah menemukan suatu terobosan bahwa ketegangan akibat air yang terjadi pada beb...

Mengecat Tangki Air Tersebut

Agar kita tidak lagi direpotkan dengan harus membersihkan lumut yang menempel pada tempat penampungan air tersebut, maka salah satu jalan keluar yang bisa diambil adalah dengan mengecat kebutuhan akan tangki air tersebut dengan menggunakan cat kayu ataupun besi berwarna hitam maupun warna gelap lainnya. Meskipun tidak bisa diandalkan seratus persen (100%), namun cara ini cukup efektif bagi pembaca semua yang belum memiliki dana untuk membeli produk dari lucky polytank. Selanjutnya setelah cat hitam tersebut berhasil diaplikasikan ke tempat penampungan air, maka harus dilapisi lagi dibagian luarnya dengan cat berwarna putih dengan tujuan agar sinar matahari dapat dipantulkan kembali karena memang tandon air lebih efektif jika ditempatkan ditempat tinggi. Jadi jangan tunggu lagi dan segera beralih ke produk dari lucky polytank, yang hadir dalam varian antibakteri untuk menjaga air anda tetap sehat. Sebenarnya pada prinsipnya disini, setiap kali air kita terpapar sinar matahari maka ...

Akibat Perubahan Iklim Global

Lawrence Smith, seorang presiden dari sebuah institut yang meneliti populasi manusia didunia memberikan sebuah pernyataan bahwa walaupun sebagian besar atau mayoritas dari permukaan planet kita ini terdiri dari air atau perairan, namun sembilan puluh tujuh persen (97%) dari perairan tersebut terdiri dari air asin yang mengandung garam, dan air tawar yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia sendiri hanyalah tiga pesen (3%) dari total keseluruhan volume air yang ada dibumi. Inilah mengapa teknologi desalinasi alias pemisahan garam dari air laut sangat perlu untuk dikembangkan. Oleh karena itu, Lawrence Smith sendiri mempercayai bahwa kompetisi untuk berburu mendapatkan air disebuah dunia yang sudah sangat membludak populasinya (overpopulation) dapat memberikan sebuah ancaman besar dan nyata akibatnya terhadap stabilitas kehidupan manusia hingga ke tingkat global. Perebutan seperti ini sendiri sudah dapat dilihat didaerah timur tengah dan juga benua afrika yang memiliki bany...